Sentinels Rekrut canezerra untuk Roster VALORANT Jelang VCT 2027
Pemain muda yang sebelumnya terkena sanksi hardware ban ini akan mengisi posisi duelist dalam proyek baru organisasi tersebut.

Sentinels secara resmi merekrut Alex "canezerra" Banyasz untuk memperkuat divisi VALORANT mereka menjelang musim VCT 2027.
Perekrutan ini sekaligus menandai debut canezerra di kompetisi VCT setelah namanya dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Amerika Utara.
Canezerra diproyeksikan mengisi posisi duelist dalam susunan pemain baru Sentinels.
"Saya hanya bisa meminta maaf atas tindakan saya di masa lalu dan ketidaktahuan saya terhadap beberapa hal," ujar canezerra.
"Tahun ini, saya telah beranjak dewasa dan harus menghadapi kenyataan hidup yang membuat saya sadar bahwa saya perlu menjadi pribadi yang lebih matang."
Ia menambahkan, "Tindakan saya ke depan akan membuktikannya. Terima kasih kepada semua orang yang telah membantu dan bersedia memberikan saya kesempatan kedua. Saya tidak akan menyia-nyiakannya."
Pernyataan tersebut menjadi respons canezerra setelah sanksi yang dijatuhkan Riot Games sebelumnya dicabut.
Pada April, Riot Games menjatuhkan sanksi larangan penggunaan perangkat keras selama satu tahun kepadanya, yang kemudian diikuti dengan pelepasan canezerra dari tim ENVY.
Setelah keputusan tersebut, ENVY melepas canezerra dari tim.
Pemain yang genap berusia 18 tahun pada Juni tersebut sempat menepi sambil menunggu dimulainya Stage 2 sebelum situasi berubah.
Keputusan Riot Games mencabut sanksi membuka kembali peluang canezerra untuk berkarier di kompetisi profesional, hingga akhirnya mendapatkan kesempatan bergabung dengan Sentinels.
Sebelum mendapatkan kesempatan tampil di VCT, canezerra telah dikenal luas oleh komunitas VALORANT, termasuk di kalangan streamer, dan cukup aktif mengikuti berbagai kompetisi komunitas seperti FunHaver dan turnamen serupa.
Perjalanannya menuju level profesional mulai berkembang pada 2024 ketika bergabung dengan RANKERS.
Skuad tersebut berhasil menarik perhatian melalui penampilan kompetitifnya, sebelum akhirnya diakuisisi ENVY pada tahun berikutnya.
Bersama ENVY, canezerra dan rekan-rekannya melanjutkan performa positif hingga berhasil menjuarai VCT 2025 Americas Ascension.
Gelar tersebut menjadi pencapaian penting dalam perjalanan tim sekaligus membuka peluang bagi para pemainnya untuk melangkah lebih jauh di ekosistem kompetitif VALORANT.
Kedatangan canezerra menjadi bagian dari perombakan besar yang dilakukan Sentinels selama masa offseason untuk membangun kembali kekuatan setelah gagal tampil di panggung internasional musim sebelumnya.
Organisasi asal Amerika Serikat tersebut tengah membangun kembali kekuatannya setelah gagal tampil di panggung internasional selama musim sebelumnya.
Ia akan bergabung dengan sejumlah nama ternama yang lebih dahulu direkrut, termasuk Francis "OXY" Hoang yang bergabung setelah sebelumnya memperkuat Cloud9.
Brock "brawk" Somerhalder turut masuk ke dalam proyek baru Sentinels setelah dikenal sebagai pemain yang pernah meraih penghargaan MVP VALORANT Champions Paris.
Perubahan ini menjadi bagian dari langkah besar Sentinels untuk kembali bersaing di level internasional setelah gagal lolos ke turnamen internasional untuk pertama kalinya dalam lebih dari tiga musim.
Mereka kini menyiapkan susunan pemain baru dengan kombinasi talenta muda dan pemain berpengalaman.
Dengan bergabungnya canezerra, roster Sentinels untuk VCT 2027 kini terdiri dari Mohamed "johnqt" Amine Ouarid, Yassin "Reduxx" Aboulalazm, OXY, brawk, canezerra, dan Gabriel "cortezia" Cortez.
Tim ini akan dilatih oleh Marthinus "Ewok" Jacobus Van Der Walt sebagai pelatih kepala dan Luke "GUNTER" Clives sebagai asisten pelatih, dengan Bryan "Zyto" Ybanez sebagai manajer.
Kehadiran canezerra menjadi salah satu bagian menarik dari proyek baru Sentinels setelah melewati masa sanksi dan kehilangan tempatnya di ENVY.
Musim 2027 akan menjadi momen penting bagi Sentinels untuk membuktikan bahwa perombakan roster mereka mampu mengembalikan tim ke persaingan internasional.
Sementara bagi canezerra, debut bersama organisasi tersebut menjadi kesempatan untuk membuktikan kemampuannya di panggung VCT dan mengubah potensinya sebagai talenta muda menjadi prestasi di level tertinggi VALORANT.



