Riot Games Umumkan Format VCT 2027 dengan 50 Turnamen dan Kualifikasi Terbuka
Kompetisi VALORANT akan mengadopsi format global tour yang lebih terbuka, memberikan peluang lebih besar bagi tim non-partner.

Riot Games mengumumkan perubahan besar pada VALORANT Champions Tour (VCT) yang akan diterapkan mulai musim 2027.
Perubahan yang diumumkan pada 15 Oktober 2026 dengan tajuk VCT 2027: The Global Tour ini akan mengusung format lebih terbuka dengan lebih dari 50 turnamen di 15 kota sepanjang musim.
"Perubahan tersebut menjadi kelanjutan dari rencana Riot Games untuk membuka ekosistem kompetitif VALORANT yang sebelumnya lebih banyak bertumpu pada liga regional dan tim partner," menurut pengumuman tersebut.
Format baru ini mencakup Open Qualifiers, Kickoff, Cups, Masters, dan Champions, dengan turnamen sebagai pusat kegiatan.
Riot Games menyatakan format ini dirancang untuk memberikan lebih banyak kesempatan bagi tim yang ingin menembus kompetisi tingkat tertinggi, termasuk mereka yang belum tergabung dalam program tim partner VCT.
"Pada 2027, performa di turnamen akan menjadi faktor utama yang menentukan perjalanan sebuah tim menuju panggung internasional," kata Riot Games.
Selama beberapa musim terakhir, VCT mengandalkan liga regional dengan rangkaian pertandingan panjang sebelum tim terbaik melaju ke turnamen internasional.
"Pada 2027, Riot ingin menghadirkan lebih banyak pertandingan berisiko tinggi dan kesempatan bagi tim untuk membuktikan kemampuan mereka melalui berbagai jalur kompetitif," jelas pengumuman itu.
Dalam sistem baru tersebut, tim partner masih menjadi bagian penting dari ekosistem VCT.
Namun, status sebagai tim partner tidak otomatis menjamin perjalanan menuju seluruh turnamen utama.
"Setelah Kickoff, performa kompetitif akan menentukan peluang setiap tim untuk melanjutkan langkah ke tahap berikutnya," menurut Riot Games.
Sementara itu, tim non-partner mendapat kesempatan lebih besar untuk memasuki ekosistem VCT melalui kualifikasi terbuka.
Mereka dapat memulai dari kompetisi regional, menghadapi organisasi yang sudah mapan, lalu berusaha mengamankan tempat di turnamen yang lebih besar.
Riot Games berencana menggelar lebih dari 50 turnamen dalam satu musim kompetitif 2027, dengan rangkaian acara yang menjangkau 15 kota di berbagai belahan dunia.
Ekspansi ini diharapkan membuat VCT lebih dekat dengan pemain dan penggemar.
Penyelenggaraan di berbagai kota juga membuka lebih banyak kesempatan bagi komunitas lokal untuk menyaksikan kompetisi secara langsung.
Selain turnamen regional, rangkaian kompetisi akan terhubung dengan Cups dan dua ajang Masters sebelum mencapai puncaknya di VALORANT Champions.
Setiap tahap memberikan peluang bagi tim untuk terus berkembang sekaligus mengejar tiket menuju kompetisi global.
Open Qualifiers menjadi salah satu fondasi utama VCT 2027.
Melalui sistem ini, tim yang belum menjadi bagian dari program partner dapat berjuang untuk masuk ke kompetisi resmi tanpa harus bergantung pada undangan atau status organisasi.
Riot Games telah menjadwalkan kualifikasi awal untuk Kickoff 2027 mulai November 2026.
Dengan demikian, perjalanan menuju musim kompetitif 2027 sebenarnya dimulai sebelum pergantian tahun.
Tim yang ingin berpartisipasi perlu mempersiapkan roster, memenuhi persyaratan kelayakan, dan mengikuti pengumuman jadwal pendaftaran di wilayah masing-masing.
Ketentuan seperti batas usia, persyaratan peringkat, dan komposisi pemain regional juga perlu diperhatikan.
Riot turut memberikan kesempatan kualifikasi bagi sejumlah wilayah, termasuk Indonesia, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Oseania di kawasan Pacific.
Khusus bagi tim Indonesia, jalur kualifikasi regional menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan melawan pesaing dari berbagai negara dan membangun perjalanan menuju turnamen yang lebih besar.
Perubahan VCT 2027 tidak hanya berfokus pada akses kompetitif.
Riot Games juga menyiapkan dukungan finansial bagi tim non-partner yang berhasil mencapai tahapan tertentu dalam ekosistem turnamen.
Tim yang lolos ke panggung VCT utama akan berhak memperoleh pembayaran kualifikasi tetap sesuai ketentuan yang berlaku.
Mereka juga dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan bagian dari hadiah turnamen.
Kebijakan ini bertujuan membantu tim yang berhasil secara kompetitif agar memiliki sumber daya lebih baik untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Dukungan finansial tersebut menjadi penting karena tim non-partner biasanya harus menanggung kebutuhan seperti perjalanan, akomodasi, staf, dan operasional tanpa jaminan pendapatan dari program kemitraan.
"Dengan adanya jalur terbuka dan dukungan tambahan, Riot ingin menciptakan lingkungan kompetitif yang memberikan penghargaan lebih nyata terhadap hasil pertandingan," menurut pernyataan tersebut.
Riot Games juga mengumumkan perubahan penting bagi ekosistem VALORANT Game Changers.
Mulai 2027, kompetisi Game Changers akan mencapai puncaknya di Champions.
Langkah ini membawa final Game Changers ke panggung yang memiliki jangkauan penonton lebih luas dalam kalender kompetitif VCT.
Perubahan tersebut diharapkan meningkatkan visibilitas pemain dan tim Game Changers, sekaligus memperkuat hubungan antara kompetisi tersebut dan ekosistem utama VALORANT.
Detail teknis mengenai format, jumlah peserta, serta mekanisme kualifikasi untuk rangkaian Game Changers 2027 masih perlu menunggu pengumuman lebih lanjut dari Riot Games.
Selain perubahan format kompetisi, Riot Games juga menyiapkan pembaruan pada kosmetik yang berkaitan dengan ekosistem esports VALORANT.
Salah satu perubahan yang diumumkan adalah kehadiran bundel esports baru dengan Ghost menggantikan Classic sebagai senjata yang digunakan dalam bundel tersebut.
Perubahan ini menjadi bagian dari penyegaran elemen komersial dan kosmetik esports pada musim 2027.
Namun, rincian mengenai desain, isi bundel, harga, dan waktu penjualannya belum dijelaskan secara lengkap dalam pengumuman tersebut.



