Markas Team Vitality di Paris Dirusak dan Dijarah Saat Demo, Trofi CS2 Diduga Dicuri
Fasilitas V.Hive di Paris mengalami kerusakan dan penjarahan, dengan trofi StarLadder StarSeries milik tim CS2 dilaporkan hilang.

Markas esports Team Vitality di Paris, V.Hive, menjadi sasaran perusakan dan penjarahan selama aksi demonstrasi pada Sabtu, 17 Oktober 2026.
Rekaman yang beredar di media sosial memperlihatkan etalase kaca yang pecah, sejumlah perabot dikeluarkan dari gedung, hingga kursi gaming yang dibakar di jalanan.
Media esports NaRT melaporkan bahwa salah satu trofi yang diduga dicuri merupakan trofi StarLadder StarSeries milik tim Counter-Strike 2.
Salah satu pendiri sekaligus CEO Team Vitality, Fabien “Neo” Devide, telah merespons kejadian tersebut melalui media sosial.
Ia menyampaikan kesedihannya atas kerusakan yang terjadi, sembari menegaskan bahwa hak masyarakat untuk berdemonstrasi tetap harus dihormati.
Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa hak untuk berdemonstrasi merupakan kebebasan mendasar yang akan selalu ia bela.
Namun, ia juga menolak tindakan penjarahan dan perusakan sebagai bagian dari perjuangan tersebut.
Neo menggambarkan perasaannya dengan mengatakan bahwa setelah merasakan kegembiraan atas pencapaian tim di Shanghai, ia justru harus menyaksikan sebagian dari sesuatu yang sangat berarti baginya seolah-olah terbakar dari kejauhan.
Ia menutup pernyataannya dengan menyampaikan bahwa dirinya sangat bersedih atas kejadian tersebut.
Manajer V.Hive, Aerzia, menyampaikan bahwa tidak ada orang yang terluka dalam insiden itu karena lokasi tersebut sedang ditutup untuk pengunjung maupun staf saat kejadian berlangsung.
Dalam video yang beredar, papan nama V.Hive dengan tulisan “Home of Vitality Fans” terlihat di bagian depan gedung dengan etalase kaca yang tampak hancur dan pecahan kaca berserakan di sekitar pintu masuk.
Sejumlah orang terlihat mengeluarkan perabot dan perlengkapan dari dalam bangunan melalui bagian depan yang rusak, dan barang-barang tersebut kemudian tampak menumpuk di jalan, dengan sebagian di antaranya dibakar.
Rekaman lain memperlihatkan seseorang membawa kursi gaming dan melemparkannya ke dalam api yang menyala di jalanan, dengan beberapa kursi lainnya juga terlihat berada di antara barang-barang yang terbakar.
NaRT memublikasikan gambar yang memperlihatkan seseorang memegang sebuah trofi berukuran besar, yang dilaporkan sebagai trofi StarLadder StarSeries milik organisasi itu yang diduga dicuri ketika V.Hive dijarah.
Neo mengingatkan bahwa V.Hive dibangun dari kecintaannya terhadap esports dan keinginan untuk menyediakan tempat bagi komunitas agar dapat berkumpul serta bermain bersama.
Ia juga menjelaskan bahwa V.Hive memiliki misi untuk menjaga akses bermain tetap terjangkau, dengan menetapkan tarif bermain sebesar 3,50 euro per jam sejak dibuka.
Bagi Neo, V.Hive bukan sekadar kantor atau tempat bermain, melainkan simbol bagaimana esports mampu mempertemukan orang-orang dan membangun hubungan sosial.
Team Vitality belum merinci nilai perlengkapan yang hilang maupun seluruh barang yang terdampak, dan V.Hive akan tetap ditutup sementara hingga penilaian kerusakan selesai dilakukan dan informasi lebih lanjut tersedia.
Organisasi tersebut juga belum mengumumkan secara terperinci rencana pemulihan fasilitas maupun jadwal pembukaan kembali V.Hive.

