LIVE
Saham Melco Resorts Turun Usai Analis Turunkan Rekomendasi◆Markas Team Vitality di Paris Dirusak dan Dijarah Saat Demo, Trofi CS2 Diduga Dicuri◆Bundle VALORANT Champions 2026 Raup Rp1,6 Triliun, Tim Esports Dapat Rp800 Miliar◆Riot Games Umumkan Format VCT 2027 dengan 50 Turnamen dan Kualifikasi Terbuka◆BGC Soroti Peran Kasino Darat untuk Ekonomi Lokal di Tengah Ancaman Kenaikan Pajak◆FIFAe Finals 2026 Ditunda Akibat Memburuknya Situasi Keamanan di Arab Saudi◆Pencarian Download ML Old Masih Tinggi, Ini Tantangan Bermain Mobile Legends Versi Lama◆PB ESI Lantik Pengurus Baru 2026-2030 dan Apresiasi Atlet Asian Games◆SEC Setujui Opsi Peristiwa Korporat, Sementara Kalshi dan Polymarket Hadapi Tekanan Hukum di Kentucky◆Panduan Setting Sensitivitas Free Fire 2026 untuk Headshot Responsif◆Saham Melco Resorts Turun Usai Analis Turunkan Rekomendasi◆Markas Team Vitality di Paris Dirusak dan Dijarah Saat Demo, Trofi CS2 Diduga Dicuri◆Bundle VALORANT Champions 2026 Raup Rp1,6 Triliun, Tim Esports Dapat Rp800 Miliar◆Riot Games Umumkan Format VCT 2027 dengan 50 Turnamen dan Kualifikasi Terbuka◆BGC Soroti Peran Kasino Darat untuk Ekonomi Lokal di Tengah Ancaman Kenaikan Pajak◆FIFAe Finals 2026 Ditunda Akibat Memburuknya Situasi Keamanan di Arab Saudi◆Pencarian Download ML Old Masih Tinggi, Ini Tantangan Bermain Mobile Legends Versi Lama◆PB ESI Lantik Pengurus Baru 2026-2030 dan Apresiasi Atlet Asian Games◆SEC Setujui Opsi Peristiwa Korporat, Sementara Kalshi dan Polymarket Hadapi Tekanan Hukum di Kentucky◆Panduan Setting Sensitivitas Free Fire 2026 untuk Headshot Responsif◆
REDINGTONCYBERSPORTBerlangganan
MLBBFree FirePUBG MobileDota 2ValorantLoLCS2EA FCCoD MobileiGamingWiki
Valorant

Bundle VALORANT Champions 2026 Raup Rp1,6 Triliun, Tim Esports Dapat Rp800 Miliar

Bundle spesial Frag or Die telah menghasilkan lebih dari US$100 juta, dengan separuhnya dialokasikan untuk tim partner VCT.

Dimas Pratama
EDITOR ESPORTS · 18/10/2026
Bundle VALORANT Champions 2026 Raup Rp1,6 Triliun, Tim Esports Dapat Rp800 Miliar

Bundle VALORANT Champions 2026 telah menghasilkan lebih dari US$100 juta atau sekitar Rp1,6 triliun dalam penjualan bersih, dengan lebih dari US$50 juta dibagikan kepada tim esports profesional.

Riot Games mengumumkan pencapaian ini pada 15 Oktober 2026, saat turnamen VALORANT Champions 2026 di Shanghai memasuki pekan terakhir.

Bundle bertajuk Frag or Die ini dirilis pada 22 September 2026 dan berisi item kosmetik yang mengubah tampilan senjata dan sejumlah elemen visual dalam permainan, tanpa memberikan keunggulan kompetitif secara langsung.

"Dari jumlah tersebut, lebih dari US$50 juta atau sekitar Rp800 miliar dialokasikan untuk tim esports profesional yang berkompetisi di VALORANT Champions Tour (VCT)," kata Riot Games dalam pengumumannya.

Perusahaan menerapkan skema pembagian pendapatan dengan mengalokasikan 50 persen dari hasil bersih penjualan bundle Champions kepada tim-tim VCT.

Dengan demikian, lebih dari US$50 juta yang diterima tim menunjukkan bahwa total penjualan bersih bundle tersebut telah melampaui US$100 juta dalam waktu kurang dari satu bulan sejak dirilis.

Koleksi ini berisi beragam item kosmetik, dengan dua item utama adalah skin senjata Phantom dan senjata jarak dekat berbentuk kipas lipat.

Skin Phantom memiliki tampilan yang berubah mengikuti sisi permainan, yakni Attack dan Defense.

Sementara itu, senjata kipas lipat menghadirkan desain yang terinspirasi dari nuansa kota Shanghai, lokasi penyelenggaraan Champions tahun ini.

Selain kedua item tersebut, bundle ini juga mencakup aksesori seperti player card, gun buddy, dan spray.

Seluruh koleksi dibanderol dengan harga 6.640 VALORANT Points (VP), mata uang virtual yang digunakan pemain untuk membeli item dalam game.

Pendapatan dari bundle tidak hanya diberikan kepada 16 tim yang berhasil lolos ke turnamen dunia.

Sejak 2024, Riot Games mengubah mekanisme pembagian pendapatan agar seluruh organisasi partner VCT juga mendapatkan bagian, termasuk tim yang tidak lolos ke Champions.

Pada 2026, skema tersebut mencakup sekitar 48 organisasi partner yang tersebar di empat liga regional, yaitu Americas, EMEA, Pacific, dan China.

Sementara itu, 16 tim yang berhasil lolos ke VALORANT Champions 2026 mendapatkan alokasi lebih besar dibandingkan organisasi yang tidak berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Dalam sistem yang berlaku sejak 2024, tim yang lolos ke Champions menerima bagian dua kali lebih besar dibandingkan tim partner yang tidak lolos.

Kebijakan ini membuat penjualan bundle menjadi sumber pendapatan bagi seluruh ekosistem partner, sekaligus memberikan tambahan insentif bagi tim yang berhasil mencapai turnamen puncak.

Sebelum perubahan tersebut, pembagian pendapatan bundle Champions pada 2021 hingga 2023 hanya diberikan kepada 16 tim yang lolos ke turnamen.

Artinya, organisasi partner yang gagal mencapai Champions tidak memperoleh bagian dari penjualan bundle tersebut.

Model pembagian ini memperlihatkan bagaimana item digital dapat membantu mendukung keberlangsungan bisnis esports.

Pendapatan organisasi tidak hanya bergantung pada hadiah turnamen dan sponsor, tetapi juga pada dukungan penggemar yang membeli produk digital bertema kompetisi.

Dengan penjualan bersih yang telah melampaui US$100 juta, bundle Frag or Die menjadi salah satu contoh terbaru besarnya kontribusi pembelian item dalam game terhadap ekosistem esports profesional.

Riot Games masih membuka penjualan koleksi tersebut hingga 20 Oktober 2026, sehingga jumlah pendapatan yang dibagikan kepada tim berpotensi bertambah sebelum periode penjualannya berakhir.

Penjualan ini berlangsung saat turnamen puncak VALORANT Champions 2026 masih berlangsung di Shanghai, dengan LOUD dan Team Vitality bertarung untuk tiket final.

SUMBER: Esports ID

Lainnya di Valorant