Kiboy Akui ONIC Merasa Berbeda Bermain di Playoff MPL ID Tanpa Sanz
Roamer ONIC Esports mengaku waktu adaptasi yang singkat jadi tantangan setelah perubahan komposisi pemain di tengah musim.

Roamer ONIC Esports, Kabuki "Kiboy", mengakui bahwa bermain di babak playoffs MPL Indonesia Season 18 tanpa kehadiran Gilang "Sanz" terasa berbeda.
Ia menyatakan perubahan komposisi pemain di tengah musim membuat ONIC harus beradaptasi dalam waktu yang sangat singkat.
"Perasaannya pasti berbeda dan benar-benar terasa aneh karena saya sudah terbiasa main bersama Gilang sejak lama," ujar Kiboy.
"Karena Agung baru saja dipromosikan kembali di pertengahan musim, kita butuh banyak adaptasi dalam waktu yang sangat singkat."
Kiboy mengungkapkan bahwa dirinya sudah terbiasa bermain bersama Sanz selama bertahun-tahun.
Karena itu, absennya sang rekan menjadi perubahan yang cukup terasa ketika ONIC harus menghadapi persaingan di babak playoffs.
Ia juga menyoroti proses adaptasi bersama Agung "Killua", yang kembali dari masa rehatnya sepanjang musim lalu.
Menurutnya, waktu adaptasi yang terbatas menjadi tantangan tersendiri bagi ONIC.
Meski para pemain memiliki kemampuan individu, membangun kembali koordinasi dan chemistry dalam sebuah tim membutuhkan waktu serta komunikasi yang baik.
Kiboy tidak menampik bahwa perubahan roster membuat suasana permainan ONIC terasa berbeda.
Hubungan dan kebiasaan bermain bersama Sanz yang sudah terbangun dalam waktu lama menjadi salah satu faktor yang memengaruhi proses adaptasi tim.
Kembalinya Killua dari MDL menjadi salah satu perubahan penting dalam komposisi ONIC pada pertengahan musim MPL ID S18.
Perubahan tersebut membuat tim harus menyesuaikan kembali pola permainan dan kerja sama antarpemain menjelang pertandingan-pertandingan penting.
Pernyataan Kiboy memperlihatkan bahwa tantangan ONIC tidak hanya berkaitan dengan performa individu, tetapi juga proses membangun kembali kerja sama tim setelah mengalami perubahan roster.
ONIC harus rela melepas ambisinya merebut gelar juara MPL ID S18.
Absennya Sanz di Playoff menjadi salah satu penyebab menurunnya tim berjuluk "Raja Langit" tersebut.
ONIC tersingkir dari playoff MPL ID S18 setelah dikalahkan Alter Ego dengan skor 3-1.
Kekalahan itu menjadikan tim yang dijuluki "Raja Langit" tersebut sebagai tim pertama yang pulang dari babak playoff.
Redington Cybersport melaporkan sebelumnya bahwa asisten pelatih ONIC, Baloyskie, mengatakan pemain yang lebih jago di sesi latihan akan mendapatkan posisi mid laner untuk playoff.
Meski harus melewati musim yang tidak mudah, Kiboy tetap mengapresiasi perjuangan rekan-rekannya.
Pengalaman tersebut juga menjadi evaluasi penting bagi ONIC untuk menghadapi kompetisi berikutnya.



