LIVE
TikTok Shop Perketat Aturan Penjualan Kartu Koleksi yang Mirip Lotere◆Xiaomi Hadirkan REDMI Note 17 Pro Series dengan Fokus Utama pada Ketahanan Jangka Panjang◆Samsung Galaxy S26 FE Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Fitur Flagship dengan Harga Lebih Rasional◆ASUS Luncurkan ExpertBook P3 G1 di Indonesia, Laptop Bisnis dengan Dukungan AI dan Ketahanan Militer◆Bose Luncurkan Sport Open Earbuds, Solusi Audio untuk Pelari Urban dan Gamers MLBB◆Kenaikan Pajak Machine Gaming Duty Ancam Masa Depan Operator Judi Retail di Inggris◆COLORFUL Luncurkan iGame Guard G114, Charger GaN 140W dengan Desain Futuristik untuk Gamers dan Profesional◆Infinix XBOOK 14 NEO Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Ultraportabel dengan Ketahanan Standar Militer◆Huawei GT 7 Watch: Pendamping Andal untuk Rutinitas Harian yang Lebih Tertata◆MODENA Hadirkan Dua Mesin Cuci Pintar dengan Kontrol via Aplikasi◆TikTok Shop Perketat Aturan Penjualan Kartu Koleksi yang Mirip Lotere◆Xiaomi Hadirkan REDMI Note 17 Pro Series dengan Fokus Utama pada Ketahanan Jangka Panjang◆Samsung Galaxy S26 FE Resmi Hadir di Indonesia, Tawarkan Fitur Flagship dengan Harga Lebih Rasional◆ASUS Luncurkan ExpertBook P3 G1 di Indonesia, Laptop Bisnis dengan Dukungan AI dan Ketahanan Militer◆Bose Luncurkan Sport Open Earbuds, Solusi Audio untuk Pelari Urban dan Gamers MLBB◆Kenaikan Pajak Machine Gaming Duty Ancam Masa Depan Operator Judi Retail di Inggris◆COLORFUL Luncurkan iGame Guard G114, Charger GaN 140W dengan Desain Futuristik untuk Gamers dan Profesional◆Infinix XBOOK 14 NEO Resmi Hadir di Indonesia, Laptop Ultraportabel dengan Ketahanan Standar Militer◆Huawei GT 7 Watch: Pendamping Andal untuk Rutinitas Harian yang Lebih Tertata◆MODENA Hadirkan Dua Mesin Cuci Pintar dengan Kontrol via Aplikasi◆
REDINGTONCYBERSPORT
Subscribe
MLBBFree FirePUBG MobileDota 2ValorantLoLCS2EA FCCoD MobileiGaming
iGaming

TikTok Shop Perketat Aturan Penjualan Kartu Koleksi yang Mirip Lotere

Platform e-commerce TikTok Shop telah beberapa kali mengubah kebijakan terkait format penjualan kartu koleksi yang dianggap memiliki unsur perjudian.

Redington Cybersport Desk
SEPTEMBER 25, 2026
TikTok Shop Perketat Aturan Penjualan Kartu Koleksi yang Mirip Lotere

TikTok Shop telah melakukan serangkaian perubahan signifikan pada kebijakan terkait format penjualan yang memiliki kemiripan dengan perjudian sejak akhir Mei 2025. Perubahan ini terutama menyasar praktik penjualan kartu koleksi melalui livestream yang dikenal sebagai 'card breaks', dimana pembeli membeli bagian dari kotak kartu yang kemudian dibuka secara langsung di siaran.

Evolusi Kebijakan Anti-Perjudian

Dalam rentang waktu empat bulan, TikTok Shop telah merevisi kebijakannya setidaknya tiga kali. Versi 27 Mei 2025 awalnya melarang tiga format card breaks: random card breaks, draft-style breaks, dan bounty breaks. Kemudian pada 25 Juni, daftar larangan diperluas menjadi delapan format termasuk random team breaks, pull games, dan points programs. Pembaruan terakhir per 31 Agustus secara tegas mengarahkan semua random team breaks harus menggunakan fitur Surprise Sets milik TikTok.

Mekanisme Surprise Sets yang Terkendali

Fitur Surprise Sets yang diluncurkan Oktober 2025 awalnya hanya tersedia untuk kategori koleksi seperti kartu trading dan komik. TikTok menjelaskan fitur ini memungkinkan pembeli menawar atau membeli tanpa mengetahui item spesifik yang akan diterima, dengan hasil sepenuhnya ditentukan oleh algoritma platform. Sejak April 2025, TikTok memperluas cakupan Surprise Sets ke elektronik, mainan, dan produk kecantikan sebelum akhirnya membatasi kembali beberapa kategori bernilai tinggi seperti iPhone dan iPad setelah muncul keluhan konsumen.

Perdebatan Hukum Tentang Card Breaks

Perubahan kebijakan ini terjadi di tengah gugatan hukum dari tiga penjual kartu di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Tengah California. Mereka menuduh TikTok dan Fanatics melakukan praktik monopoli dengan mempromosikan Fanatics sebagai sumber eksklusif memorabilia NFL. Sementara itu di platform lain seperti Whatnot, muncul tuntutan hukum yang mengklaim format breaks sebagai bentuk perjudian ilegal di California. TikTok sendiri menegaskan semua konten di TikTok Shop hanya untuk pengguna berusia 18+ dan melarang segala bentuk permainan untung-untungan.

Perubahan Aturan Nilai Produk

Kebijakan 16 Juli 2025 sebelumnya menetapkan batasan ketat pada perbedaan nilai produk dalam Surprise Sets. Item termahal tidak boleh lebih dari 10 kali nilai item termurah, dan produk bernilai tinggi harus mencakup minimal 10% dari total kuantitas. Namun aturan spesifik ini dihapus dalam pembaruan 1 September dan diganti dengan ketentuan lebih umum tentang 'variasi harga yang wajar' dan larangan membuat item bernilai tinggi terlalu langka. TikTok menyatakan memiliki sistem otomatis yang menolak daftar produk tidak memenuhi kriteria internal mereka.

Transparansi dan Akuntabilitas Penjual

TikTok menerapkan berbagai persyaratan transparansi untuk penjual yang menggunakan fitur Surprise Sets. Mereka harus memberikan judul yang jelas menjelaskan kemungkinan item yang didapat, mencantumkan jumlah setiap item yang tersedia, dan menampilkan semua item yang mungkin didapat selama siaran langsung. Pelanggaran aturan dapat berakibat pada pembatasan livestream, penghapusan daftar produk, atau suspensi akun. TikTok juga mengklaim secara proaktif memantau laporan tentang praktik penjualan yang menyesatkan.

Ketidakselarasan Antar Dokumen Kebijakan

Terdapat perbedaan antara Collectibles Policy yang masih mengizinkan random team breaks dengan produk manufacturer-sealed dan Gambling Policy yang sepenuhnya mengarahkan ke Surprise Sets. TikTok menjelaskan kedua syarat berlaku - produk harus dalam kemasan pabrik dan menggunakan alat randomisasi platform. Perusahaan mengaku terus menyempurnakan redaksi kebijakan untuk memberikan kejelasan aturan bagi penjual.

Implikasi bagi Industri iGaming

Perubahan kebijakan TikTok Shop mencerminkan meningkatnya pengawasan terhadap format penjualan yang memiliki unsur acak dan potensi perjudian. Kasus-kasus hukum yang sedang berlangsung terhadap berbagai platform mungkin akan membentuk preseden penting dalam regulasi industri ini di masa depan. TikTok tampaknya berusaha menemukan keseimbangan antara mempertahankan fitur interaktif yang populer dengan mematuhi prinsip-prinsip responsible gaming.

More in iGaming