Garena Apresiasi MBR Omega sebagai Tim Komunitas Pertama yang Lolos ke Grand Final FFWS SEA
Produser Garena Christiandy Franciscus mengatakan pencapaian tim dari jalur komunitas ini membuktikan keberhasilan skema kompetitif berjenjang yang mereka bangun.

Garena memberikan apresiasi khusus terhadap perjuangan dan pencapaian MBR Omega di Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall.
Game Producer Free Fire Garena, Christiandy Franciscus, menyampaikan apresiasi tersebut sebelum Grand Final yang digelar pada Minggu, 20 September 2026.
Christiandy mengatakan MBR Omega menjadi tim komunitas pertama dari Indonesia yang berhasil lolos ke Grand Final FFWS SEA.
“Ini pertama kalinya, tim komunitas dari salah satu negara bisa lolos ke Grand Final se-Asia Tenggara. Biasanya itu di babak kualifikasi mereka bisa masuk (karena) mereka juara di level Nasional (dan) mereka masuk ke (scene) Asia Tenggara, (bertarung) di babak kualifikasi tapi mereka gagal ke Grand Final seperti itu,” ucap Christiandy Franciscus.
Ia menambahkan bahwa kekuatan MBR benar-benar mengagumkan, terbukti di babak Point Rush mereka bisa menempati peringkat kedua dan menjadi ancaman bagi tim-tim lainnya.
“Sedangkan MBR sendiri, mereka berhasil (sebagai) satu-satunya tim dari kompetisi (Nasional) yang masuk ke Grand Final. Bahkan kemarin di waktu Point Rush mereka ada di posisi kedua dan bisa mengancam tim-tim yang lain. Itu sesuatu yang kami sangat banggakan,” ujar Christiandy.
MBR Omega datang ke FFWS SEA 2026 Fall sebagai juara Free Fire Nusantara Series (FFNS) 2026 Fall tanpa tekanan meski sempat kesulitan di babak Knockout.
Tim yang dijuluki “Mighty Beast” itu bertumbuh menjadi tim yang sepadan untuk menghadapi tim-tim dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia, dan hampir merebut gelar juara SEA.
Christiandy menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari skema kompetitif esports berjenjang yang telah lama dibangun Garena.
“Keberlangsungan dari jenjang grassroot, tadi sempat disebutkan kami juga ada kompetisi (tingkat) sekolah. Kami juga bina komunitas-komunitas Free Fire di masing-masing kota, mereka ada jenjang dari grassroot menuju ke level Nasional. Dan kami juga terus berkomitmen untuk menjalankan turnamen level Nasional, mereka bisa berkompetisi di situ (lalu) mereka maju ke (level) Asia Tenggara yang nanti akan maju ke (level) Global,” jelasnya.
Ia berharap dapat melihat lebih banyak lagi talenta baru dan regenerasi yang datang dari komunitas dan grassroot untuk mewakili Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
Christiandy menekankan komitmen Garena untuk terus mendukung perkembangan komunitas Free Fire.
“Tentunya kalau dari Garena, kami akan terus mendukung ya perkembangan dari komunitas. Makanya dari turnamen FFNS atau Free Fire Nusantara Series kami selalu mendukung masing-masing komunitas leader di masing-masing kota,” katanya.
“Kami beri support, bimbingan, arahan, (dan) konsultasi juga supaya mereka bisa berkomunitas dengan baik dan positif. Terima kasih,” pungkas Christiandy.
Meskipun belum berhasil melaju ke FFWS Global Finals 2026, kerja keras MBR Omega yang terdiri dari Bara dan kawan-kawan telah membuktikan tim dari grassroot punya kualitas untuk bersaing di level Asia Tenggara.



