Pacific Championship Series
Pacific Championship Series (PCS) adalah liga esports profesional League of Legends untuk tim dari Taiwan, Hong Kong, dan Makau. Dibuat oleh Riot Games pada 2019, liga ini awalnya berfungsi sebagai kompetisi utama Asia-Pasifik sebelum beralih menjadi liga tingkat dua domestik dengan jalur menuju liga tingkat teratas League of Legends Championship Pacific (LCP).

| Didirikan | 2019 |
|---|---|
| Pertama kali diadakan | 2020 |
| Pengembang | Riot Games |
| Game | League of Legends |
| Wilayah | Taiwan, Hong Kong, Makau |
| Tingkat | Dua (mulai 2025) |
| Jalur menuju | League of Legends Championship Pacific (LCP) |
Asal Usul dan Pembentukan
Pacific Championship Series lahir dari konsolidasi kompetisi regional yang sudah ada. Sebelum pembentukannya, liga utama untuk kawasan ini adalah Garena Premier League (GPL), yang berjalan dari 2012 hingga pertengahan 2018. Pada akhir 2014, tim dari Taiwan, Hong Kong, dan Makau diberikan liga khusus mereka sendiri, League of Legends Master Series (LMS). Vietnam kemudian menjadi wilayah kompetitif terpisah pada 2017 dengan Vietnam Championship Series (VCS), dan GPL diubah namanya menjadi League of Legends SEA Tour (LST).
Pada 25 September 2019, distributor game Garena mengumumkan rencana untuk menggabungkan LMS dan LST menjadi satu liga tunggal. Riot Games secara resmi mengungkap nama liga baru tersebut, Pacific Championship Series, pada 19 Desember 2019, bersama dengan daftar sembilan dari sepuluh tim pendiri. Tim terakhir, Berjaya Dragons, dikonfirmasi pada 17 Januari 2020. Riot Games menyatakan liga ini dimaksudkan untuk meningkatkan persaingan di seluruh Asia Tenggara, Taiwan, dan Hong Kong serta menciptakan pengalaman penggemar yang lebih menarik.
Musim Perdana yang Bergejolak
PCS memulai hidupnya di tengah ketidakpastian global. Musim pertamanya pada 2020 ditunda pada 29 Januari karena wabah COVID-19. Tanggal mulai 29 Februari kemudian dikonfirmasi pada 18 Februari. Sebelum musim dimulai, liga menghadapi perubahan roster pertamanya. Pada 13 Februari, G-Rex membubarkan timnya dan melepas slotnya karena restrukturisasi internal oleh perusahaan induknya. Machi Esports diumumkan sebagai tim pengganti lima hari kemudian.
Liga ini dimulai dengan sepuluh tim yang dipilih sebagai mitra waralaba permanen. Namun, struktur ini tidak bersifat tetap. Pada 4 Agustus 2020, Riot Games mengumumkan turnamen promosi akan diperkenalkan untuk musim 2021 untuk mendorong daya saing regional, mengindikasikan pergeseran dari sistem kemitraan tertutup penuh.
Perubahan Struktural dan Pergeseran Regional
Jumlah tim dan format liga tidak statis. Liga ini dimulai dengan sepuluh tim, tetapi jumlah ini dikurangi menjadi delapan untuk musim semi 2024 dan akhirnya menjadi tujuh untuk musim panas 2024. Format kompetitif juga berkembang, terutama terkait hubungannya dengan wilayah tetangga.
Pada tahun terakhirnya sebagai kompetisi tingkat satu, format playoff mencerminkan jangkauannya yang diperluas. Enam tim teratas dari musim reguler PCS maju ke playoff dan bergabung dengan tiga tim teratas dari Jepang dan dua tim teratas dari Oseania. Ini adalah hasil dari integrasi bertahap yang secara fundamental mengubah cakupan liga.
Ekspansi ke Oseania dan Jepang
Babak utama dalam kisah PCS adalah ekspansinya untuk memasukkan tim dari wilayah Asia-Pasifik lainnya. Pada 18 November 2022, Riot Games mengumumkan bahwa Oseania akan menjadi bagian dari wilayah PCS mulai 2023. League of Legends Circuit Oceania (LCO) diturunkan menjadi liga tingkat dua di bawah PCS. Pemenang LCO tidak lagi langsung lolos ke Mid-Season Invitational atau Kejuaraan Dunia. Sebagai gantinya, dua tim teratas LCO harus bersaing di playoff PCS untuk mendapatkan slot. Aturan residensi pemain juga diubah, dengan pemain LCO menjadi residen PCS, artinya mereka tidak lagi dihitung sebagai import di tim PCS.
Model ini diperluas ke Jepang pada 26 November 2023. Mulai 2024, League of Legends Japan League (LJL) juga diturunkan dan diintegrasikan. Tiga tim teratas LJL harus bersaing di playoff PCS untuk mendapatkan slot di acara internasional. Residensi pemain LJL juga diubah dari Jepang menjadi PCS.
Transisi Menjadi Liga Tingkat Dua
Pergeseran fundamental diumumkan pada 2024. Riot Games mengungkapkan bahwa liga tingkat atas baru, League of Legends Championship Pacific (LCP), akan diluncurkan pada 2025 sebagai salah satu dari lima liga utama global, menggantikan PCS di puncak hierarki Asia-Pasifik.
Dalam ekosistem baru ini, PCS diposisikan ulang sebagai liga domestik untuk Taiwan, Hong Kong, dan Makau, peran yang mirip dengan pendahulunya, LMS. Liga ini menjadi liga tingkat dua bersama LJL dan Vietnam Championship Series (VCS), yang semuanya berfungsi sebagai jalur promosi ke LCP. LCO juga dikonfirmasi sebagai liga tingkat dua dalam struktur ini. Selain itu, turnamen wildcard terpisah dibuat untuk tim Asia Tenggara, tidak termasuk Vietnam, menawarkan rute kualifikasi lain ke LCP.
Tim dan Ekosistem Baru
Setelah liga diturunkan ke status tingkat dua pada 2025, dinamika tim baru muncul. Tim mitra dari LCP tingkat atas mulai menurunkan skuat akademi di PCS. Namun, tim akademi ini tidak memenuhi syarat untuk promosi ke LCP atau degradasi ke liga regional tingkat lebih rendah.
Ke depan, format pencatatan rekor liga disempurnakan. Mulai dari musim 2026, hanya tim yang lolos ke tahap gugur turnamen utama di split Musim Semi atau Musim Panas yang akan dimasukkan dalam catatan dan klasemen resmi. Ini menandai langkah lain dalam mendefinisikan identitas liga sebagai ajang pembuktian kompetitif.
Konteks Sejarah dan Warisan
PCS mewakili era tertentu dalam esports League of Legends untuk wilayahnya. Liga ini lahir dari penggabungan dua liga, LMS dan LST, yang sendiri berevolusi dari Garena Premier League sebelumnya. Selama beberapa tahun, liga ini bertindak sebagai panggung kompetitif utama untuk wilayah gabungan yang berkembang untuk memasukkan Oseania dan Jepang untuk keperluan playoff.
Seri ini pertama kali menyatukan kompetisi yang tersebar di bawah satu bendera untuk memperkuat wilayah, sebelum akhirnya direstrukturisasi untuk memasok liga tingkat lebih tinggi yang baru. PCS terus berlanjut sebagai liga pengembangan yang penting, mempertahankan saluran kompetitif untuk wilayah intinya, yaitu Taiwan, Hong Kong, dan Makau.
FAQ
Apa itu Pacific Championship Series (PCS)?
Pacific Championship Series adalah liga esports profesional League of Legends untuk tim dari Taiwan, Hong Kong, dan Makau. Liga ini dibuat oleh Riot Games pada 2019 dan beroperasi sebagai liga tingkat dua dengan jalur menuju liga tingkat teratas League of Legends Championship Pacific.
Wilayah mana saja yang menjadi bagian dari playoff PCS?
Pada puncaknya sebagai kompetisi tingkat satu, playoff PCS mencakup enam tim teratas PCS bersama tiga tim teratas dari LJL Jepang dan dua tim teratas dari LCO Oseania, yang semuanya bersaing untuk mendapatkan slot di acara internasional.
Apa yang terjadi dengan PCS pada 2025?
Pada 2025, PCS digantikan sebagai liga teratas Asia-Pasifik oleh League of Legends Championship Pacific (LCP) yang baru. PCS sendiri menjadi liga tingkat dua domestik untuk Taiwan, Hong Kong, dan Makau, berfungsi sebagai jalur promosi ke LCP.
Bagaimana PCS berintegrasi dengan Oseania dan Jepang?
Oseania bergabung dengan wilayah PCS pada 2023, diikuti Jepang pada 2024. Liga teratas mereka (LCO dan LJL) diturunkan peringkatnya dan tim terbaik mereka harus lolos ke acara internasional melalui playoff PCS. Pemain dari wilayah ini juga mendapatkan status residen PCS.
Apa liga sebelum PCS?
Sebelum PCS, liga utama untuk Taiwan, Hong Kong, dan Makau adalah League of Legends Master Series (LMS), yang didirikan pada akhir 2014. PCS dibentuk dengan menggabungkan LMS dengan League of Legends SEA Tour (LST).
Sumber: Wikipedia Bahasa Inggris (CC BY-SA), diterjemahkan dan ditulis ulang oleh tim Redington Cybersport.





