EVO Singapura 2027: Pesta Akbar Game Fighting Pertama di Asia Tenggara
EVO Singapura 2027 resmi mengumumkan pendaftaran pemain dan penjualan tiket untuk ajang bergengsi yang juga akan menjadi tuan rumah TEKKEN World Tour 2026 Global Finals.

Komunitas game fighting (FGC) di Asia Tenggara sedang bersiap menyambut momen bersejarah dengan pengumuman resmi pendaftaran pemain dan penjualan tiket untuk EVO Singapura 2027. Acara yang merupakan bagian dari Evolution Championship Series (EVO) ini akan menjadi edisi pertama yang digelar di kawasan Asia Tenggara setelah sebelumnya selalu diadakan di Amerika Serikat dan Jepang.
Pesta Besar Game Fighting di Asia Tenggara
EVO Singapura 2027 yang akan berlangsung pada 15-17 Januari 2027 di Marina Bay Sands Expo & Convention Center ini bukan sekadar turnamen biasa. Acara ini sekaligus dipercaya menjadi tuan rumah babak puncak TEKKEN World Tour 2026 Global Finals, menegaskan posisi Singapura sebagai salah satu pusat game fighting terkemuka di dunia. Rick Thiher, General Manager EVO, menjelaskan alasan pemilihan Singapura: "Singapura memiliki sejarah yang kaya dan dinamis untuk Game Fighting; termasuk melahirkan juara Evo yaitu Xian, menjadi tuan rumah kualifikasi tur dunia terdahulu seperti Southeast Asia Major, serta menjadi kantor bagi berbagai publisher Game Fighting."
Lima Judul Utama dan Struktur Kompetisi
Sebagai festival esports game fighting terbesar di dunia, EVO Singapura 2027 akan menampilkan lima judul game utama dengan total hadiah minimal $125.000 USD (sekitar Rp1,9 miliar). Meski belum diumumkan secara rinci judul-judul tersebut, sorotan utama acara ini adalah TEKKEN World Tour 2026 Global Finals yang menawarkan prize pool terpisah sebesar $300.000 USD (sekitar Rp4,6 miliar). Kompetisi TEKKEN yang diorganisir langsung oleh Bandai Namco Entertainment sejak 2017 ini akan mempertemukan pemain-pemain elit dengan akumulasi poin tertinggi dari seluruh dunia. Struktur kompetisinya terbagi dalam tiga fase: babak penyisihan grup pada 14-15 Januari, Last Chance Qualifier pada 16 Januari, dan puncak acara di Final Bracket pada 17 Januari 2027.
Infrastruktur dan Dukungan Luas
Penyelenggaraan EVO Singapura 2027 didukung oleh berbagai pihak besar di industri. RTS sebagai pemilik acara berkolaborasi dengan mitra pendukung seperti Visa, Singapore Tourism Board, PlayStation, Qiddiya, Trip.com, dan SanDisk. Keterlibatan Singapore Tourism Board khususnya menunjukkan bagaimana acara ini dianggap sebagai bagian penting dari pengembangan pariwisata berbasis esports di Singapura. Dukungan dari Visa juga menandakan semakin eratnya hubungan antara dunia finansial dengan ekosistem game fighting global.
Pengalaman Lengkap untuk Penggemar
EVO Singapura 2027 dirancang tidak hanya sebagai arena kompetisi, tetapi sebagai festival budaya game fighting seutuhnya. Pengunjung bisa menikmati berbagai fasilitas seperti Evo Museum yang akan memamerkan sejarah TEKKEN World Tour, Flash Tournaments untuk game-game klasik, serta Evo Friday Night Showdown yang merupakan acara hiburan spesial persembahan Visa. Sesi Meet & Greet dengan atlet esports, caster, dan pengembang game juga menjadi daya tarik utama, bersama dengan zona arcade modern dan klasik serta area free-to-play selama akhir pekan. Trip.com ditunjuk sebagai mitra eksklusif penjualan tiket yang juga menawarkan paket bundle termasuk akomodasi, memudahkan penggemar dari luar Singapura untuk mengikuti acara ini.
Akses Kompetisi dan Siaran Langsung
Bagi pemain yang ingin berkompetisi, pendaftaran harus dilakukan terpisah melalui platform start.gg, dengan catatan bahwa pendaftaran ini tidak berlaku sebagai tiket masuk ke area pameran. Sementara penonton bisa membeli tiket melalui Trip.com. Untuk penggemar yang tidak bisa hadir langsung, seluruh pertandingan dari babak Evo Pools hingga Top 8 akan disiarkan langsung selama 12 jam per hari melalui kanal resmi EVO di Twitch (twitch.tv/evo) dan YouTube, memastikan akses global terhadap acara ini.
Signifikansi bagi Dunia Game Fighting
Kehadiran EVO Singapura 2027 memperkuat posisi Asia Tenggara sebagai pusat game fighting global. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi elit dengan hadiah besar, tetapi juga wadah pelestarian budaya FGC melalui berbagai aktivitas interaktif. Dengan menggabungkan turnamen besar dan elemen festival, EVO Singapura berpotensi menjadi tonggak sejarah baru yang akan menginspirasi generasi baru pemain game fighting di kawasan Asia Tenggara. Pilihan Singapura sebagai tuan rumah juga menunjukkan kepercayaan industri terhadap ekosistem game fighting di kawasan ini yang terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.


