Tim PUBG Mobile Indonesia Gagal Raih Medali di Asian Games 2026
Pelatih Deni Fianda menyebut hilangnya momentum di hari kedua menjadi penyebab utama kegagalan tim di Aichi Sky Hall, Jepang.

Tim nasional PUBG Mobile Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026 setelah kehilangan momentum pada hari kedua pertandingan di Aichi Sky Hall, Jepang.
Pelatih Deni Fianda mengatakan terdapat dua momen vital yang mempengaruhi hasil timnya. "Yang paling vital sebenarnya ada dua bagian. Pertama di pertengahan awal, di situ kita agak gagal mendapatkan momentum. Kemudian setelah gim elima kita mulai kehilangan momentum," kata Deni setelah pertandingan pada Selasa.
Hilangnya momentum itu diperburuk oleh sebuah kesalahan pada pertandingan keenam. "Jadi di gim keenam ada sedikit blunder yang bikin kita jadi gagal," ujar Deni.
Kesalahan tersebut membuat peluang Indonesia dalam mengejar posisi tiga besar semakin sulit.
Indonesia sebelumnya sempat menempati posisi tiga besar pada hari pertama pertandingan, Senin (28/9). Namun, posisi tersebut tidak mampu dipertahankan setelah tim mengalami sejumlah kendala pada hari kedua.
Deni menyebut tekanan pertandingan serta peningkatan performa sejumlah tim lain turut mempengaruhi persaingan. "Mungkin di hari kedua mereka ada lebih pressure, atau mungkin kita lihat beberapa tim lain juga mulai step up. Mungkin kita juga ada kemungkinan telat beradaptasi, atau membuat beberapa blunder yang seharusnya nggak kita lakukan di hari kedua," kata Deni.
Tim dinilai terlambat beradaptasi dengan situasi pertandingan yang berkembang.
Hasil tersebut membuat target Indonesia untuk meraih medali tidak tercapai. Deni mengakui tim sebenarnya masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi pada hari kedua, tetapi kesempatan tersebut belum dapat dimanfaatkan. "Tentu saja nggak sesuai target. Kita pengennya meraih medali, walaupun sebenarnya dari hari ini sebenarnya ada kesempatan buat melakukan itu," ujar Deni.
Kendati kecewa, Deni menilai kegagalan tersebut tetap memberikan pelajaran bagi tim untuk menghadapi kesempatan berikutnya. "Jujur dari hasilnya mengecewakan karena kita gagal mendapatkan medali dan gagal di top 3. Tapi dari aku pribadi banyak banget pelajaran yang bisa didapat," kata Deni.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya para penggemar PUBG Mobile. "Mohon maaf buat seluruh rakyat Indonesia, terutama para pecinta PUBG Mobile di Indonesia, kita gagal untuk kali ini. Semoga di kesempatan berikutnya kita dapat rezeki ini," ujar Deni.
Redington Cybersport melaporkan pada September bahwa sejumlah cabang olahraga, termasuk PUBG Mobile, memasuki tahap penting di Asian Games 2026.


